Apa itu Android ?

Gambar 1.2 Lambang Android
Si Robot Hijau begitulah kiranya banyak orang-orang sekarang ini menyebutnya, fenomena munculnya android di Indonesia cukup meramaikan persaingan dalam bisnis perangkat mobile ( Smarthphone ). Dalam ulasan kali ini saya ingin mencoba berbagi tentang asal mula Si Robot Hijau ini. Android sebenarnya berasal dari bahasa Yunani “andr” yang artinya “laki-laki”, dan “eides” yang berarti “dari spesies; menyerupai”. Akhirnya di pakailah nama android ini menjadi sistem operasi mobile yang di usung oleh perusahaan ternama Google Inc. Sejarah android dimulai pada tahun 2005 dimana Googgle mulai menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu perusahaan yang berpengaruh besar di bidang teknologi informasi di dunia. Untuk tetap menunjukkan kontribusinya di bisnis IT ini Googgle akhirnya memulai langkah untuk merambah bisnis perangkat mobile dengan sistem operasi Android yang di usungnya.
Salah satu langkah Google pada waktu itu adalah membeli sebuah perusahaan kecil yang bernama Android Inc, yang didirikan oleh Andy Rubin sekarang menjabat sebagai Direktur Google Mobile Platform. Perusahaan Android Inc tersebut bergerak di bidang Aplikasi ponsel. Dan pada akhirnya Googgle pun mengakusisi perusahaan tersebut untuk bersama membangun sebuah ponsel dengan sistem operasi yang telah terintegrasi dengan produk yang telah ada sebelumnya di Googgle seperti Gmail dan Googgle Map.
Rumor bahwa Google akan membuat ponsel pun kemudian berkembang hingga ke pabrik-pabrik ponsel. Isu ini bahkan diangkat oleh BBC dan The Wall Street Journal.
Apa keunikan Android? Di Google, memancarkan beberapa keunggulan kunci perangkat yang membedakan berdasarkan platform Android dari produk serupa:
1. Keterbukaan – Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan – Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam
telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi – untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan
perangkat lunak lain – Anda bahkan dapat mengubah program untuk memutar nomor, atau screen saver.
4. Cepat dan mudah perkembangan – dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.
Mengapa harus Android ?
beberapa alasan :
a. Apakah dapat dikatakan smartphone tanpa aplikasi? Seperti mobil tanpa mesin? Android Market terus berkembang dengan cepat.
b. Terdapat banyak pilihan game dan aplikasi pada Android Market.
c. Android OS adalah opensource, banyak vendor handset yang mengembangkan dan mengaplikasikan Android dengan beberapa fitur canggih, harga relatif murah dan terjangkau
d. Pengembangan dan update OS tersedia sehingga semakin mantap.
Sejarah Android (cont)
• Andi Rubin and kawan-kawan memulai membangun Sistem Operasi berbasiskan Linux untuk phone cell dan perangkat mobile yang lain.
• Pada bulan Desember 2006, muncul rumor masuknya Google ke pasar ponselyang segera diikuti oleh rumor dari handset baru, bermerek Google
Aliansi Open Handset dibentuk
• Pada tanggal 5 Nopember 2007, beberapa perusahaan, (Google, HTC, Motorola, Intel, Qualcomm, Sprint Nextel, T-Mobile, dan NVIDIA), bersama-sama membentuk aliansi Open Handset.
• Tujuannya : mengembangkan standar terbuka untuk perangkat mobile, dan memperkenalkan produk baru : Android, sebuah platform perangkat mobile yang dibangun di atas kernel Linux .
Android goes open-source
• sejak Oktober 2008 Android telah tersedia sebagai perangkat lunak open-source.
• Perusahaan swasta bisa menambahkan pada aplikasi mereka sendiri,mengembangkan dan menjualnya,tanpa harus mensubmit ke komunitas open-source (darn).
Produk Hardware dengan Google Android
• Saat ini sudah banyak handset yang menggunakan dan mengembangkan android sebagai sistem operasinya.
• Sebut saja HTC, SE, Samsung, Motorola, serta produk lokal seperti ZTE sudah menggunakan OS ini. (tanpa nokia J)
Android History (cont)
Aplikasi Dasar
• Beberapa fitur standart/dasar dari Android OS adalah :
– GMail
– Google Calendar
– YouTube
– Google Talk
– Amazon MP3 Store
– Map
– Market dsb
• Disamping fitur-fitur standart tersebut pengguna bisa memasang aplikasi yang dibutuhkan, secara gratis melalui market.
Perkembangan Rilis Android
Berbicara mengenai android tidak ada salahnya bila kita mengenal dahulu bagaimana perkembangan android sejak pertama kali di rilis sebagai salah satu Operating System Mobile yang saat ini begitu banyak di gandrungi oleh kalangan pengguna Smarthphone. Sejak pertama kali di rilis android merupakan modifikasi kernel linux 2.6, android ini telah mengalami banyak perkembangan diantaranya :
1. Android versi 1.1

Gambar 1.3 Android versi 1.1
Google merilis android versi 1.1 pada 9 Februari 2009 , android menambahkan beberapa fitur yaitu Gmail, voice search dan pemberitahuan email dan melakukan beberapa pembaharuan pada jam alarm dan aplikasi.
2. Android versi 1.5 (Cupcake)

Gambar 1.4 Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada versi ini yang menonjol adalah adanya efek-efek animasi, adanya fungsi rekam video serta fasilitas uploadnya ke situs YouTube.
Google kembali merilis versi android terbarunya yaitu Android versi 1.5 (Cupcake) dirilis pada bulan 30 April 2009, based on kernel 2.6.27 . Beberapa fitur yang di perbaharui nya yaitu :
• Kemampuan merekam dan memutar video di modus camcorder
• Upload video ke Youtube dan foto ke Picasa langsung dari ponsel
• Tombol soft keyboard dengan fitur “autocomplete”
• Kemampuan koneksi langsung ke headset bluetooth
• Widget dan folder baru
• Animasi
• Kemampuan copy-paste diperbaiki
3. Android Versi 1.6 (Donut)

Gambar 1.5 Android Versi 1.6 (Donut)
Terintegrasi dengan camera, camcorder, dan interface Gallery memungkinkan user untuk memilih multiple foto untuk menghapus, Update Voice Search, dengan respon yang lebih cepat.
Dirilis pada 15 September 2009 dengan based kernel 2.6.29. Beberapa fitur yang di usungnya :
• Android Market diperbaharui
• Antarmuka kamera, camcorder, dan galeri terintegrasi
• Penghapusan foto di galeri bisa dilakukan secara multiple (banyak file)
• Voice Search diperbaharui dengan respon lebih cepat dan integrasi lebih baik dengan kemampuan panggilan kontak
• Fitur pencarian diperbaiki untuk bookmark, history, kontak, dan web langsung dari tampilan siaga
• Pembaharuan dukungan teknologi CDMA/EVDO, 802.1x VPN, Gesture, dan text-to-speech
• Kecepatan diperbaiki di bagian pencarian
4. Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair)

Gambar 1.6 Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair)
Di rilis pada 26 Oktober 2009 dengan based kernel 2.6.29. Beberapa fitur terbarunya :
• Kecepatan hardware diperbaiki
• Aplikasi baru “Car Home”
• Dukungan resolusi dan ukuran layar dikembangkan
• Antarmuka browser yang baru
• Daftar kontak baru
• Rasio hitam-putih untuk background lebih baik
• Google Maps 3.1.2
• Dukungan Microsoft Exchange
• Dukungan lampu flash untuk kamera
• Digital zoom
• Virtual keyboard diperbaiki
• Bluetooth 2.1
5. Android Versi 2.2 (Froyo)

Gambar 1.7 Android Versi 2.2 (Froyo)
Dirilis pada 20 Mei 2010 dengan based kernel 2.6.32. Beberapa fiturnya :
• Optimisasi kecepatan Android OS, memory dan performance
• Aplikasi tambahan penambahan kecepatan dari JIT implementation
• Integrasi JavaScript Chrome V8 untuk aplikasi Browser
• Microsoft Exchange support (security policies, auto-discovery, GAL look-up, calendar synchronization, remote wipe) yang ditingkatkan
• Application launcher yang ditingkatkan dengan shortcut ke Phone dan aplikasi Browser
• USB tethering dan WiFi hotspot functionality
• Penambahan pilihan untuk memutuskan akses data melalui mobile network
• Aplikasi Market yg diperbarui dengan batch dan fitur automatic update
• Perpindahan cepat antara bahasa multiple keyboard dan kamus mereka
• Voice dialing dan contact sharing melalui Bluetooth
• Mendukung password numerik dan alphanumeric
• Mendukung pengunggahan file pada aplikasi Browser
• Mendukung penginstalan aplikasi pada memory yang dapat ditambah
• Adobe Flash 10.1
6. Android Versi 3.0 (Gingerbread)

Gambar 1.8 Android Versi 3.0 (Gingerbread)
• Update desain user interface
• Support untuk layar ukuran extra besar dan resolusi (WXGA keatas)
• Support SIP VoIP telephony
• Support untuk WebM/VP8 video playback, dan AAC audio encoding
• Efek Audio baru seperti reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost
• Suport untuk Near Field Communication
• Meningkatkan fungsi copy–paste
• Redesain multi-touch software keyboard
• support untuk pengembangan (native code development)
• Audio, graphical, dan input enhancements untuk game developers
• garbage collection untuk meningkatkan performance
• Dukungan untuk sensor (seperti gyroscopes and barometers)
• download manager untuk downloads waktu lama
• peningkatan power management dan kontrol aplikasi
• Mendukung multiple kamera (ex. video call)
7. Android 3.0 (Honeycomb)

Gambar 1.9 Android 3.0(Honeycomb)
Pada release terbaru ini android di kabarkan mengunakan kernel 2.6.33 / 2.6.34 yang dijadwalkan dirilis pada Kuartal 4 2010
• Berbasiskan Kernel Linux 2.6.33
• Optimisi tablet support dengan user interface baru
• 3D desktop dengan redesigned widget
• Refined multi-tasking
• Browser enhancements termasuk tabbed web pages, form auto-fill, bookmark syncing with Google Chrome, and private browsing
• Support video chat menggunakan Google Talk
• Akselerasi Hardware
• Support untuk multi-core processors
• Simak feature dalam video berikut
Fitur :
• Mendukung playback video WebM
• Fungsi Copy-Paste yang ditingkatkan
Fitur baru belum terkonfirmasi:
• Android Market music store
• Media streaming untuk PC library
• Revamped UI
• Mendukung layar lebih besar sampai ke resolusi Wide XGA (1366×768)
Gambar Release Android Secara Keseluruhan

Gambar 1.10 Keseluruhan Release Android
Riset Pasar Android
• Canalys Research mengumumkan pada kuartal ke 4 tahun 2010 berdasarkan data level negara. mengungkapkan bahwa Google Android telah menjadi platform terkemuka.
• Pengiriman ponsel pintar (smartphone) berbasis Android mencapai 32,9 juta, sedangkan perangkat dengan platform Symbian Nokia membuntuti sedikit pada 31,0 juta di seluruh dunia.
• Nokia tidak dapat mempertahankan posisinya sebagai vendor smartphone terkemuka didunia, dengan pangsa sebesar hanya 28%.
Riset Pasar Android (cont)
• Di Q4 2010, volume smartphone berbasis Google OS (Android,OMS dan Tapas (platform berbasis android yang diproduksi di china)) didukung sejumlah vendor, terutama LG, Samsung,Acer dan HTC, dengan volume diseluruh platform tumbuh 4.127%, 1.474 %, 709% dan 371% masing-masing dari tahun ke tahun.
• HTC dan Samsung bersama-sama menyumbang hampir 45% dari pengiriman handset berbasis Google OS.
• Canalys Smart Phone Analysis, Quarterly Shipment Data
Gambar 1.11 Quarterly Shipment Data
• Tomi Ahonen (Author, Consultant and Motivational Speaker - Author of six bestselling hardcover books on mobile ) meragukan kevalidan data yang dikeluarkan Canalys.
• Ahonen tidak mempertanyakan jumlah penjualan ponsel Nokia Symbian yang disebut oleh Canalys sebanyak 31 juta unit, namun justru menyangsikan jumlah penjualan Android yang disebutkan perusahan riset tersebut.
• Berdasarkan jumlah aktivasi harian yang rajin dilaporkan oleh orang-orang Google, Ahonen mengklaim bahwa perkiraan Canalys adalah terlalu jauh. Alasannya karena beberapa waktu lalu Andy Rubin dari Google menyatakan bahwa aktivasi yang mencapai 300.000 unit per hari pada Desember sangat mustahil mencapai angka 33,3 juta dari data penjualan yang dikeluarkan Canalys. Menurutnya aktivasi Android harus berada di 600.000 sehari, untuk mencapai jumlah tersebut.
• Dikutip Phone Arena, Rabu (2/2/2011), sayangnya Ahonen tidak menyebutkan apapun tentang fakta bahwa Canalys menyebutkan data itu termasuk OMS dan Tapas platform (platform berbasis Android yang diproduksi di China). Serta fakta bahwa Google aktivasi tidak meliputi smartphone saja tetapi perangkat lain seperti tablet.
• Angka ini, menurut Canalys, hanya terpaut tidak terlalu banyak jika dibanding total penjualan ponsel Symbian besutan Nokia yang mencapai 31 juta unit. Dengan demikian pada kuartal keempat ini pangsa pasar smartphone Symbian sudah mulai mengalami penurunan.
Framework Structure & Flow
• Apa yang membuat pengalaman user Android berbeda ?
• Multitasking yang support dengan background processing
• Notifikasi Ongoing and event-driven
• Real-time data views melalui widgets dan live folders
• Android bukan tentang aplikasi, tetapi tentang aktifitas dengan lapisan pekerjaan yang dapat diciptakan
Framework Structure & Flow (cont)
Apa yang membuat pengalaman user Android berbeda ?
• Beberapa aplikasi mengijinkan penyebaran data pada aplikasi lain
• Android tentang penggunaan berkas dari pada aliran linear (at least that’s what they say at Google)
Framework Dasar
1. Hardware Platform
Merupakan perkawinan harmonis antara hardware dan software OS, tombol navigasi membantu navigasi dan memberikan pengaruh besar pada android.
2. Fokus dan Menu
Tidak ada fokus untuk touchsreen, fokus diberikan pada gadget dengan mode trackball atau trackpad untuk mengakses menu.
Framework Dasar (cont)
Portrait dan Lanscape
• Tersedia mode Portrait (berdiri) dan Lanscape (tidur) yang peralihannya otomatis
Desain untuk kecepatan dan kesederhana
• Buat secara berhierarki
• Dapat di-minimize
• Gunakan lazy loading, jangan minta user untuk menunggu aktifitas load data sampai selesai.
Human Interface Principles
Keragaman dialog pada android
Berbasis Icon
Berbasis Menu
Manipulasi langsung (Direct Manipulation)
Berbasis interaksi grafis
Berbasis Icon
Akses aplikasi disajikan dalam bentuk icon-icon dalam launcher
Gambar 1.12 Icon-icon
Berbasis Menu
Akses aplikasi juga disajikan dalam bentuk menu-menu menarik.
Gambar 1.13 Menu-menu
Manipulasi langsung (Direct Manipulation)
Android juga memikili kekuatan dalam melakukan manipulasi langsung, contoh play dan pause video, game dsb.
Gambar 1.4 Manipulation Video Gambar 1.15 Manipulation Game
Karakteristik UI android
• Inisiatif
• Keluwesan
• Kompleksitas
• Kekuatan
• Beban Informasi
• Konsistensi
• Umpan balik
• Observabilitas
• Kontrolabilitas
• Efisiensi
Inisiatif
1. Inisiatif oleh sistem
• Pengguna memberikan tanggapan atas arahan dari aplikasi contoh memasukkan user dan password
• Definisi himpunan yang ditetapkan sebelumnya
• Contoh: Download,Watch
2. Inisiatif oleh pengguna
• Meminta untuk dilayani
Gambar 1.16 Download Jam
Keluwesan
• Personalisasi widget
• Kemampuan untuk mencapai suatu tujuan lewat cara yang berbeda ex. Shortcut
Gambar 1.17 Shortcut
Kompleksitas
• Pengelompokan
• hirarki
• Secara default pengelompokan dan hirarki aplikasi tidak nampak, tetapi android punya kemampuan untuk personalisasi aplikasi dengan mengelompokannya dalam folder.
Gambar 1.8 Atur aplikasi
Kekuatan
• Jumlah kerja yang dapat dilakukan oleh sistem untuk sebuah perintah - Pengguna merasa tersiksa bila harus menempuh jalan panjang untuk mengakses aplikasi (sediakan sortcut), pada android penyajian aplikasi dapat dicustom, aplikasi yang sering diakses dapat ditempatkan dalam home screen selebihnya dalam menu.
Gambar 1.19 Aplikasi sortcut
Kekuatan (cont)
• Pengamanan terhadap kemampuan yang destruktif, pada android mulai versi 2.1 éclair keatas sudah diberikan fitur multiple selection untuk delete, copy-paste, kirim dsb.
o Select all/delete elements
• Kurang kuat saat hapus multiple selection file (tidak ada tanggapan sistem tentang sesuatu yang dihapus, misal hapus semua file?)
Gambar 1.20 Hapus File
Beban Informasi
• Bertahap
Halaman (page by page)
Modul (modul-modul)
Scroll
• Disesuaikan dengan konteks
Contextual help
Gambar 1.21 Informasi
Konsistensi
• Ekstrapolasi pengetahuan (analogi) untuk opsi-opsi baru
– Saya biasanya memakai ...
• Sintaks/keyword yang baku/standar
– Warna, suara, dialog
– Bahaya, reminder, warning, notifikasi
• Pengelompokan
• Tata letak
• Format
Gambar 1.22 Galeri
Umpan balik
• Respon dari sistem atas satu perintah
– Ok, command error
– Button yang ditekan
• Observability
– Dapat diamati, misal indikator progress
– Menyembunyikan detail rumit
• Controlability
– Dapat dikendalikan
– Ke mana akan pergi, sampai di mana, apakah dapat dibatalkan
Value Added Feature pada Android
Android Market
Android memiliki basis developer yang besar untuk pengembangan aplikasi, yang membuat fungsi Android menjadi lebih luas dan beragam. Android Market merupakan tempat applikasi Android didownload baik gratis ataupun berbayar yang dikelola oleh Google.
ROOT-ing
Meskipun tidak direkomendasikan, kinerja dan fitur Android dapat lebih
ditingkatkan dengan melakukan Root Android. Fitur seperti Wireless Tethering,
Wired Tethering, uninstall crapware, overclock prosessor, dan install custom
flash ROM dapat digunakan pada Android yang sudah diroot.
Root Android
artinya adalah memodifikasi Android sehingga memberikan pengguna akses penuh ke handphone Android. Mirip seperti Run as administrator diWindows ataupun mengetikkan perintah sudo di terminal Linux. Rooting sebenarnya di pergunakan dalam istilah linux, yang bertujuan mendapatkan hak penuh dalam sebuah os, jadi nantinya kita bisa melakukan apa saja yang kita inginkan setelah mendapat hak ini (dalam hal software).
Dengan melakukan root kita dapat memodifikasi device android kita secara lebih
leluasa, mulai dari modifikasi setting, mengkopi hidden file, menginstal program,
dll
Pada dasarnya semua Handphone Android (atau tablet) dapat di root dengan mudah, meskipun ada beberapa tipe tertentu yang memerlukan cara rooting berbeda.Pemilik Android disarankan tidak melakukan root bila memang tidak memerlukan fitur yang disebutkan diatas, ini karena ‘root android’ memiliki resiko celah keamanan, kemungkinan handphone tidak berfungsi setelah root, dan hilangnya garansi.
keuntungan root :
- memungkinkan untuk diinstal app2sd.
- bisa membuat custom theme.
- bisa memakai aplikasi2 yang membutuhkan privilage akses (hak askses root
device).
Root diberitakan dapat menyebabkan hilangnya garansi, namun root juga dapat dihapus atau dikembalikan pada posisi unroot. Root sangat aman dan tidak menyebabkan brick (handset mati total dan tidak dapat digunakan) * root tidak merubah tampilan, root tidak membuat device menjadi lebih cepat, root tidak serta merta membuat device menjadi stabil, mengurangi memory internal, membebaskan ram atau lainnya.
Pos – Min of ANDROID
Keunggulan
• Multitasking – Yups, ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu
artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
• Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel
terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel
Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga
Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
• Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda seneng install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android.
• Pilihan Ponsel yang beranekaragam - Bicara ponsel Android, akan terasa ‘beda’
dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bias leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
• Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
• Widget – benar sekali, dengan adanya Widget di homescreen, Anda bias dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
• Google Maniak – Jika Anda pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga Anda bisa dengan cepat mengecek email dari gMail.
Kekurangan
Tak bisa dipungkiri disamping kelebihan tentu saja ada kekurangan dari system operasi Android ini.
• Koneksi Internet yang terus menerus – Yups, kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif. Penulis sendiri menggunakan Motorola Milestone, dan koneksi internet GPRS selalu aktif setiap waktu, itu artinya Anda harus siap berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
• Iklan – Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan
gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan
• Dikarenakan kemampuannya yang maksimal, otomatis penggunaan akan sumber daya juga boros, yups kadangkala ini menjadi hal yang krusial dikeluhkan oleh penggunanya, Android teramat rakus akan sumber daya battery.
Droid Apendix
A
Acer Iconia a100 :Tablet Android 7 inchi dengan Honeycomb pertama.
Acer Iconia a500 :Tablet Honeycomb 10-inch pertama dari Acer.
Acer Iconia Smart :Telepon Android dari Acer dengan layar 4.8-inchi, dan
aspek rasio 21:9.
Acclaim :Handheld Android mid-range dari Samsung yang
dibundling oleh U.S.Cellular.
ADB :Singkatan dari Android Debug Bridge. Media yang
digunakan untuk menghubungkan dan mengirim perintah
ke handheld Andrid kita dari komputer desktop atau
laptop.
Aero :Telepon Android pertama yang diproduksi oleh Dell
untuk AT&T.
Ally :Handphone Android phone Mid-range yang dibuat LG
untuk Verizon.
AMOLED :Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Singkatnya,
layar yang sangat verah dan berwana, diproduksi oleh
Samsung.
Amon Ra :Developer dari custom recovery mode untuk Android
(seperti CWM).
Android :Sistem operasi mobile yang dimiliki oleh Google dan
bersifat opensource.Kebanyakan digunakan di telepon
pintar tapi bisa juga ditemukan di tablet, Mobile
Internet Devices (MIDs), atau bahkan alat dapur dan
perangkat navigasi kendaraan.
Android Market :Tempat dimana applikasi untuk Android berada,
kebanyakanbersifat gratis.
AOSP :Android Open Source Project. Saat kita mengatakan
bahwa Android itu open source maka kita merujuk pada hal ini, tempat dimana source code untuk Android berada dan bisa diunduh serta dipakai oleh siapapun.
Apex :Telepon untuk segmen mid-range yang dibuat oleh LG
untuk US Cellular.
.apk :Ekstensi file untuk aplikasi Android
Apps :Singkatan dari "applications" atau aplikasi. Program yang
kita download dan jalankan di handheld kita. Bisa gratis
bisa berbayar.
App Inventor :Sistem berbasis web dimana aplikasi Android bisa dibuat
tanpa perlu tahu bagaimana cara meng-code-nya.
Dihentikan oleh google tapi dirilis sebagai proyek open-
source.
Apps2SD :Metode dalam menyimpan aplikasi di microSD card. .
Aria :Telepon berlayar 3.2-inchi yang dibuat oleh htc.
Archos G9 89 :Tablet 8.9-inchi dari Archos, dengan Honeycomb 3.2, dan
prosessor 1.5 GHz dual-core OMAP.
Archos G9 101 :Tablet seri G9 dari Archos dengan layar 10.1 inchi yang
dilengkapi dengan kickstand
Kesimpulan
• Secara keseluruhan OS Android Sudah memenuhi semua kriteria dalam kaidah dalam membangun UI yang bagus
• Masih belum ada respon sistem tentang penghapusan banyak (file atau yang lain) sehingga mengurangi nilai kekuatan dari OS ini
• Masih terdapat beberapa aplikasi yang belum bisa berjalan pada beberapa mesin gadget (contoh : screen capture shortcut bisa berjalan pada OS versi froyo yang tidak bisa berjalan pada versi éclair terkait dg perkembangan versi)
Gambar 1.2 Lambang Android
Si Robot Hijau begitulah kiranya banyak orang-orang sekarang ini menyebutnya, fenomena munculnya android di Indonesia cukup meramaikan persaingan dalam bisnis perangkat mobile ( Smarthphone ). Dalam ulasan kali ini saya ingin mencoba berbagi tentang asal mula Si Robot Hijau ini. Android sebenarnya berasal dari bahasa Yunani “andr” yang artinya “laki-laki”, dan “eides” yang berarti “dari spesies; menyerupai”. Akhirnya di pakailah nama android ini menjadi sistem operasi mobile yang di usung oleh perusahaan ternama Google Inc. Sejarah android dimulai pada tahun 2005 dimana Googgle mulai menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu perusahaan yang berpengaruh besar di bidang teknologi informasi di dunia. Untuk tetap menunjukkan kontribusinya di bisnis IT ini Googgle akhirnya memulai langkah untuk merambah bisnis perangkat mobile dengan sistem operasi Android yang di usungnya.
Salah satu langkah Google pada waktu itu adalah membeli sebuah perusahaan kecil yang bernama Android Inc, yang didirikan oleh Andy Rubin sekarang menjabat sebagai Direktur Google Mobile Platform. Perusahaan Android Inc tersebut bergerak di bidang Aplikasi ponsel. Dan pada akhirnya Googgle pun mengakusisi perusahaan tersebut untuk bersama membangun sebuah ponsel dengan sistem operasi yang telah terintegrasi dengan produk yang telah ada sebelumnya di Googgle seperti Gmail dan Googgle Map.
Rumor bahwa Google akan membuat ponsel pun kemudian berkembang hingga ke pabrik-pabrik ponsel. Isu ini bahkan diangkat oleh BBC dan The Wall Street Journal.
Apa keunikan Android? Di Google, memancarkan beberapa keunggulan kunci perangkat yang membedakan berdasarkan platform Android dari produk serupa:
1. Keterbukaan – Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan – Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam
telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi – untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan
perangkat lunak lain – Anda bahkan dapat mengubah program untuk memutar nomor, atau screen saver.
4. Cepat dan mudah perkembangan – dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.
Mengapa harus Android ?
beberapa alasan :
a. Apakah dapat dikatakan smartphone tanpa aplikasi? Seperti mobil tanpa mesin? Android Market terus berkembang dengan cepat.
b. Terdapat banyak pilihan game dan aplikasi pada Android Market.
c. Android OS adalah opensource, banyak vendor handset yang mengembangkan dan mengaplikasikan Android dengan beberapa fitur canggih, harga relatif murah dan terjangkau
d. Pengembangan dan update OS tersedia sehingga semakin mantap.
Sejarah Android (cont)
• Andi Rubin and kawan-kawan memulai membangun Sistem Operasi berbasiskan Linux untuk phone cell dan perangkat mobile yang lain.
• Pada bulan Desember 2006, muncul rumor masuknya Google ke pasar ponselyang segera diikuti oleh rumor dari handset baru, bermerek Google
Aliansi Open Handset dibentuk
• Pada tanggal 5 Nopember 2007, beberapa perusahaan, (Google, HTC, Motorola, Intel, Qualcomm, Sprint Nextel, T-Mobile, dan NVIDIA), bersama-sama membentuk aliansi Open Handset.
• Tujuannya : mengembangkan standar terbuka untuk perangkat mobile, dan memperkenalkan produk baru : Android, sebuah platform perangkat mobile yang dibangun di atas kernel Linux .
Android goes open-source
• sejak Oktober 2008 Android telah tersedia sebagai perangkat lunak open-source.
• Perusahaan swasta bisa menambahkan pada aplikasi mereka sendiri,mengembangkan dan menjualnya,tanpa harus mensubmit ke komunitas open-source (darn).
Produk Hardware dengan Google Android
• Saat ini sudah banyak handset yang menggunakan dan mengembangkan android sebagai sistem operasinya.
• Sebut saja HTC, SE, Samsung, Motorola, serta produk lokal seperti ZTE sudah menggunakan OS ini. (tanpa nokia J)
Android History (cont)
Aplikasi Dasar
• Beberapa fitur standart/dasar dari Android OS adalah :
– GMail
– Google Calendar
– YouTube
– Google Talk
– Amazon MP3 Store
– Map
– Market dsb
• Disamping fitur-fitur standart tersebut pengguna bisa memasang aplikasi yang dibutuhkan, secara gratis melalui market.
Perkembangan Rilis Android
Berbicara mengenai android tidak ada salahnya bila kita mengenal dahulu bagaimana perkembangan android sejak pertama kali di rilis sebagai salah satu Operating System Mobile yang saat ini begitu banyak di gandrungi oleh kalangan pengguna Smarthphone. Sejak pertama kali di rilis android merupakan modifikasi kernel linux 2.6, android ini telah mengalami banyak perkembangan diantaranya :
1. Android versi 1.1
Gambar 1.3 Android versi 1.1
Google merilis android versi 1.1 pada 9 Februari 2009 , android menambahkan beberapa fitur yaitu Gmail, voice search dan pemberitahuan email dan melakukan beberapa pembaharuan pada jam alarm dan aplikasi.
2. Android versi 1.5 (Cupcake)
Gambar 1.4 Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada versi ini yang menonjol adalah adanya efek-efek animasi, adanya fungsi rekam video serta fasilitas uploadnya ke situs YouTube.
Google kembali merilis versi android terbarunya yaitu Android versi 1.5 (Cupcake) dirilis pada bulan 30 April 2009, based on kernel 2.6.27 . Beberapa fitur yang di perbaharui nya yaitu :
• Kemampuan merekam dan memutar video di modus camcorder
• Upload video ke Youtube dan foto ke Picasa langsung dari ponsel
• Tombol soft keyboard dengan fitur “autocomplete”
• Kemampuan koneksi langsung ke headset bluetooth
• Widget dan folder baru
• Animasi
• Kemampuan copy-paste diperbaiki
3. Android Versi 1.6 (Donut)
Gambar 1.5 Android Versi 1.6 (Donut)
Terintegrasi dengan camera, camcorder, dan interface Gallery memungkinkan user untuk memilih multiple foto untuk menghapus, Update Voice Search, dengan respon yang lebih cepat.
Dirilis pada 15 September 2009 dengan based kernel 2.6.29. Beberapa fitur yang di usungnya :
• Android Market diperbaharui
• Antarmuka kamera, camcorder, dan galeri terintegrasi
• Penghapusan foto di galeri bisa dilakukan secara multiple (banyak file)
• Voice Search diperbaharui dengan respon lebih cepat dan integrasi lebih baik dengan kemampuan panggilan kontak
• Fitur pencarian diperbaiki untuk bookmark, history, kontak, dan web langsung dari tampilan siaga
• Pembaharuan dukungan teknologi CDMA/EVDO, 802.1x VPN, Gesture, dan text-to-speech
• Kecepatan diperbaiki di bagian pencarian
4. Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair)
Gambar 1.6 Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair)
Di rilis pada 26 Oktober 2009 dengan based kernel 2.6.29. Beberapa fitur terbarunya :
• Kecepatan hardware diperbaiki
• Aplikasi baru “Car Home”
• Dukungan resolusi dan ukuran layar dikembangkan
• Antarmuka browser yang baru
• Daftar kontak baru
• Rasio hitam-putih untuk background lebih baik
• Google Maps 3.1.2
• Dukungan Microsoft Exchange
• Dukungan lampu flash untuk kamera
• Digital zoom
• Virtual keyboard diperbaiki
• Bluetooth 2.1
5. Android Versi 2.2 (Froyo)
Gambar 1.7 Android Versi 2.2 (Froyo)
Dirilis pada 20 Mei 2010 dengan based kernel 2.6.32. Beberapa fiturnya :
• Optimisasi kecepatan Android OS, memory dan performance
• Aplikasi tambahan penambahan kecepatan dari JIT implementation
• Integrasi JavaScript Chrome V8 untuk aplikasi Browser
• Microsoft Exchange support (security policies, auto-discovery, GAL look-up, calendar synchronization, remote wipe) yang ditingkatkan
• Application launcher yang ditingkatkan dengan shortcut ke Phone dan aplikasi Browser
• USB tethering dan WiFi hotspot functionality
• Penambahan pilihan untuk memutuskan akses data melalui mobile network
• Aplikasi Market yg diperbarui dengan batch dan fitur automatic update
• Perpindahan cepat antara bahasa multiple keyboard dan kamus mereka
• Voice dialing dan contact sharing melalui Bluetooth
• Mendukung password numerik dan alphanumeric
• Mendukung pengunggahan file pada aplikasi Browser
• Mendukung penginstalan aplikasi pada memory yang dapat ditambah
• Adobe Flash 10.1
6. Android Versi 3.0 (Gingerbread)
Gambar 1.8 Android Versi 3.0 (Gingerbread)
• Update desain user interface
• Support untuk layar ukuran extra besar dan resolusi (WXGA keatas)
• Support SIP VoIP telephony
• Support untuk WebM/VP8 video playback, dan AAC audio encoding
• Efek Audio baru seperti reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost
• Suport untuk Near Field Communication
• Meningkatkan fungsi copy–paste
• Redesain multi-touch software keyboard
• support untuk pengembangan (native code development)
• Audio, graphical, dan input enhancements untuk game developers
• garbage collection untuk meningkatkan performance
• Dukungan untuk sensor (seperti gyroscopes and barometers)
• download manager untuk downloads waktu lama
• peningkatan power management dan kontrol aplikasi
• Mendukung multiple kamera (ex. video call)
7. Android 3.0 (Honeycomb)
Gambar 1.9 Android 3.0(Honeycomb)
Pada release terbaru ini android di kabarkan mengunakan kernel 2.6.33 / 2.6.34 yang dijadwalkan dirilis pada Kuartal 4 2010
• Berbasiskan Kernel Linux 2.6.33
• Optimisi tablet support dengan user interface baru
• 3D desktop dengan redesigned widget
• Refined multi-tasking
• Browser enhancements termasuk tabbed web pages, form auto-fill, bookmark syncing with Google Chrome, and private browsing
• Support video chat menggunakan Google Talk
• Akselerasi Hardware
• Support untuk multi-core processors
• Simak feature dalam video berikut
Fitur :
• Mendukung playback video WebM
• Fungsi Copy-Paste yang ditingkatkan
Fitur baru belum terkonfirmasi:
• Android Market music store
• Media streaming untuk PC library
• Revamped UI
• Mendukung layar lebih besar sampai ke resolusi Wide XGA (1366×768)
Gambar Release Android Secara Keseluruhan
Gambar 1.10 Keseluruhan Release Android
Riset Pasar Android
• Canalys Research mengumumkan pada kuartal ke 4 tahun 2010 berdasarkan data level negara. mengungkapkan bahwa Google Android telah menjadi platform terkemuka.
• Pengiriman ponsel pintar (smartphone) berbasis Android mencapai 32,9 juta, sedangkan perangkat dengan platform Symbian Nokia membuntuti sedikit pada 31,0 juta di seluruh dunia.
• Nokia tidak dapat mempertahankan posisinya sebagai vendor smartphone terkemuka didunia, dengan pangsa sebesar hanya 28%.
Riset Pasar Android (cont)
• Di Q4 2010, volume smartphone berbasis Google OS (Android,OMS dan Tapas (platform berbasis android yang diproduksi di china)) didukung sejumlah vendor, terutama LG, Samsung,Acer dan HTC, dengan volume diseluruh platform tumbuh 4.127%, 1.474 %, 709% dan 371% masing-masing dari tahun ke tahun.
• HTC dan Samsung bersama-sama menyumbang hampir 45% dari pengiriman handset berbasis Google OS.
• Canalys Smart Phone Analysis, Quarterly Shipment Data
Gambar 1.11 Quarterly Shipment Data
• Tomi Ahonen (Author, Consultant and Motivational Speaker - Author of six bestselling hardcover books on mobile ) meragukan kevalidan data yang dikeluarkan Canalys.
• Ahonen tidak mempertanyakan jumlah penjualan ponsel Nokia Symbian yang disebut oleh Canalys sebanyak 31 juta unit, namun justru menyangsikan jumlah penjualan Android yang disebutkan perusahan riset tersebut.
• Berdasarkan jumlah aktivasi harian yang rajin dilaporkan oleh orang-orang Google, Ahonen mengklaim bahwa perkiraan Canalys adalah terlalu jauh. Alasannya karena beberapa waktu lalu Andy Rubin dari Google menyatakan bahwa aktivasi yang mencapai 300.000 unit per hari pada Desember sangat mustahil mencapai angka 33,3 juta dari data penjualan yang dikeluarkan Canalys. Menurutnya aktivasi Android harus berada di 600.000 sehari, untuk mencapai jumlah tersebut.
• Dikutip Phone Arena, Rabu (2/2/2011), sayangnya Ahonen tidak menyebutkan apapun tentang fakta bahwa Canalys menyebutkan data itu termasuk OMS dan Tapas platform (platform berbasis Android yang diproduksi di China). Serta fakta bahwa Google aktivasi tidak meliputi smartphone saja tetapi perangkat lain seperti tablet.
• Angka ini, menurut Canalys, hanya terpaut tidak terlalu banyak jika dibanding total penjualan ponsel Symbian besutan Nokia yang mencapai 31 juta unit. Dengan demikian pada kuartal keempat ini pangsa pasar smartphone Symbian sudah mulai mengalami penurunan.
Framework Structure & Flow
• Apa yang membuat pengalaman user Android berbeda ?
• Multitasking yang support dengan background processing
• Notifikasi Ongoing and event-driven
• Real-time data views melalui widgets dan live folders
• Android bukan tentang aplikasi, tetapi tentang aktifitas dengan lapisan pekerjaan yang dapat diciptakan
Framework Structure & Flow (cont)
Apa yang membuat pengalaman user Android berbeda ?
• Beberapa aplikasi mengijinkan penyebaran data pada aplikasi lain
• Android tentang penggunaan berkas dari pada aliran linear (at least that’s what they say at Google)
Framework Dasar
1. Hardware Platform
Merupakan perkawinan harmonis antara hardware dan software OS, tombol navigasi membantu navigasi dan memberikan pengaruh besar pada android.
2. Fokus dan Menu
Tidak ada fokus untuk touchsreen, fokus diberikan pada gadget dengan mode trackball atau trackpad untuk mengakses menu.
Framework Dasar (cont)
Portrait dan Lanscape
• Tersedia mode Portrait (berdiri) dan Lanscape (tidur) yang peralihannya otomatis
Desain untuk kecepatan dan kesederhana
• Buat secara berhierarki
• Dapat di-minimize
• Gunakan lazy loading, jangan minta user untuk menunggu aktifitas load data sampai selesai.
Human Interface Principles
Keragaman dialog pada android
Berbasis Icon
Berbasis Menu
Manipulasi langsung (Direct Manipulation)
Berbasis interaksi grafis
Berbasis Icon
Akses aplikasi disajikan dalam bentuk icon-icon dalam launcher
Gambar 1.12 Icon-icon
Berbasis Menu
Akses aplikasi juga disajikan dalam bentuk menu-menu menarik.
Gambar 1.13 Menu-menu
Manipulasi langsung (Direct Manipulation)
Android juga memikili kekuatan dalam melakukan manipulasi langsung, contoh play dan pause video, game dsb.
Gambar 1.4 Manipulation Video Gambar 1.15 Manipulation Game
Karakteristik UI android
• Inisiatif
• Keluwesan
• Kompleksitas
• Kekuatan
• Beban Informasi
• Konsistensi
• Umpan balik
• Observabilitas
• Kontrolabilitas
• Efisiensi
Inisiatif
1. Inisiatif oleh sistem
• Pengguna memberikan tanggapan atas arahan dari aplikasi contoh memasukkan user dan password
• Definisi himpunan yang ditetapkan sebelumnya
• Contoh: Download,Watch
2. Inisiatif oleh pengguna
• Meminta untuk dilayani
Gambar 1.16 Download Jam
Keluwesan
• Personalisasi widget
• Kemampuan untuk mencapai suatu tujuan lewat cara yang berbeda ex. Shortcut
Gambar 1.17 Shortcut
Kompleksitas
• Pengelompokan
• hirarki
• Secara default pengelompokan dan hirarki aplikasi tidak nampak, tetapi android punya kemampuan untuk personalisasi aplikasi dengan mengelompokannya dalam folder.
Gambar 1.8 Atur aplikasi
Kekuatan
• Jumlah kerja yang dapat dilakukan oleh sistem untuk sebuah perintah - Pengguna merasa tersiksa bila harus menempuh jalan panjang untuk mengakses aplikasi (sediakan sortcut), pada android penyajian aplikasi dapat dicustom, aplikasi yang sering diakses dapat ditempatkan dalam home screen selebihnya dalam menu.
Gambar 1.19 Aplikasi sortcut
Kekuatan (cont)
• Pengamanan terhadap kemampuan yang destruktif, pada android mulai versi 2.1 éclair keatas sudah diberikan fitur multiple selection untuk delete, copy-paste, kirim dsb.
o Select all/delete elements
• Kurang kuat saat hapus multiple selection file (tidak ada tanggapan sistem tentang sesuatu yang dihapus, misal hapus semua file?)
Gambar 1.20 Hapus File
Beban Informasi
• Bertahap
Halaman (page by page)
Modul (modul-modul)
Scroll
• Disesuaikan dengan konteks
Contextual help
Gambar 1.21 Informasi
Konsistensi
• Ekstrapolasi pengetahuan (analogi) untuk opsi-opsi baru
– Saya biasanya memakai ...
• Sintaks/keyword yang baku/standar
– Warna, suara, dialog
– Bahaya, reminder, warning, notifikasi
• Pengelompokan
• Tata letak
• Format
Gambar 1.22 Galeri
Umpan balik
• Respon dari sistem atas satu perintah
– Ok, command error
– Button yang ditekan
• Observability
– Dapat diamati, misal indikator progress
– Menyembunyikan detail rumit
• Controlability
– Dapat dikendalikan
– Ke mana akan pergi, sampai di mana, apakah dapat dibatalkan
Value Added Feature pada Android
Android Market
Android memiliki basis developer yang besar untuk pengembangan aplikasi, yang membuat fungsi Android menjadi lebih luas dan beragam. Android Market merupakan tempat applikasi Android didownload baik gratis ataupun berbayar yang dikelola oleh Google.
ROOT-ing
Meskipun tidak direkomendasikan, kinerja dan fitur Android dapat lebih
ditingkatkan dengan melakukan Root Android. Fitur seperti Wireless Tethering,
Wired Tethering, uninstall crapware, overclock prosessor, dan install custom
flash ROM dapat digunakan pada Android yang sudah diroot.
Root Android
artinya adalah memodifikasi Android sehingga memberikan pengguna akses penuh ke handphone Android. Mirip seperti Run as administrator diWindows ataupun mengetikkan perintah sudo di terminal Linux. Rooting sebenarnya di pergunakan dalam istilah linux, yang bertujuan mendapatkan hak penuh dalam sebuah os, jadi nantinya kita bisa melakukan apa saja yang kita inginkan setelah mendapat hak ini (dalam hal software).
Dengan melakukan root kita dapat memodifikasi device android kita secara lebih
leluasa, mulai dari modifikasi setting, mengkopi hidden file, menginstal program,
dll
Pada dasarnya semua Handphone Android (atau tablet) dapat di root dengan mudah, meskipun ada beberapa tipe tertentu yang memerlukan cara rooting berbeda.Pemilik Android disarankan tidak melakukan root bila memang tidak memerlukan fitur yang disebutkan diatas, ini karena ‘root android’ memiliki resiko celah keamanan, kemungkinan handphone tidak berfungsi setelah root, dan hilangnya garansi.
keuntungan root :
- memungkinkan untuk diinstal app2sd.
- bisa membuat custom theme.
- bisa memakai aplikasi2 yang membutuhkan privilage akses (hak askses root
device).
Root diberitakan dapat menyebabkan hilangnya garansi, namun root juga dapat dihapus atau dikembalikan pada posisi unroot. Root sangat aman dan tidak menyebabkan brick (handset mati total dan tidak dapat digunakan) * root tidak merubah tampilan, root tidak membuat device menjadi lebih cepat, root tidak serta merta membuat device menjadi stabil, mengurangi memory internal, membebaskan ram atau lainnya.
Pos – Min of ANDROID
Keunggulan
• Multitasking – Yups, ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu
artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
• Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel
terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel
Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga
Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
• Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda seneng install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android.
• Pilihan Ponsel yang beranekaragam - Bicara ponsel Android, akan terasa ‘beda’
dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bias leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
• Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
• Widget – benar sekali, dengan adanya Widget di homescreen, Anda bias dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
• Google Maniak – Jika Anda pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga Anda bisa dengan cepat mengecek email dari gMail.
Kekurangan
Tak bisa dipungkiri disamping kelebihan tentu saja ada kekurangan dari system operasi Android ini.
• Koneksi Internet yang terus menerus – Yups, kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif. Penulis sendiri menggunakan Motorola Milestone, dan koneksi internet GPRS selalu aktif setiap waktu, itu artinya Anda harus siap berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
• Iklan – Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan
gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan
• Dikarenakan kemampuannya yang maksimal, otomatis penggunaan akan sumber daya juga boros, yups kadangkala ini menjadi hal yang krusial dikeluhkan oleh penggunanya, Android teramat rakus akan sumber daya battery.
Droid Apendix
A
Acer Iconia a100 :Tablet Android 7 inchi dengan Honeycomb pertama.
Acer Iconia a500 :Tablet Honeycomb 10-inch pertama dari Acer.
Acer Iconia Smart :Telepon Android dari Acer dengan layar 4.8-inchi, dan
aspek rasio 21:9.
Acclaim :Handheld Android mid-range dari Samsung yang
dibundling oleh U.S.Cellular.
ADB :Singkatan dari Android Debug Bridge. Media yang
digunakan untuk menghubungkan dan mengirim perintah
ke handheld Andrid kita dari komputer desktop atau
laptop.
Aero :Telepon Android pertama yang diproduksi oleh Dell
untuk AT&T.
Ally :Handphone Android phone Mid-range yang dibuat LG
untuk Verizon.
AMOLED :Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Singkatnya,
layar yang sangat verah dan berwana, diproduksi oleh
Samsung.
Amon Ra :Developer dari custom recovery mode untuk Android
(seperti CWM).
Android :Sistem operasi mobile yang dimiliki oleh Google dan
bersifat opensource.Kebanyakan digunakan di telepon
pintar tapi bisa juga ditemukan di tablet, Mobile
Internet Devices (MIDs), atau bahkan alat dapur dan
perangkat navigasi kendaraan.
Android Market :Tempat dimana applikasi untuk Android berada,
kebanyakanbersifat gratis.
AOSP :Android Open Source Project. Saat kita mengatakan
bahwa Android itu open source maka kita merujuk pada hal ini, tempat dimana source code untuk Android berada dan bisa diunduh serta dipakai oleh siapapun.
Apex :Telepon untuk segmen mid-range yang dibuat oleh LG
untuk US Cellular.
.apk :Ekstensi file untuk aplikasi Android
Apps :Singkatan dari "applications" atau aplikasi. Program yang
kita download dan jalankan di handheld kita. Bisa gratis
bisa berbayar.
App Inventor :Sistem berbasis web dimana aplikasi Android bisa dibuat
tanpa perlu tahu bagaimana cara meng-code-nya.
Dihentikan oleh google tapi dirilis sebagai proyek open-
source.
Apps2SD :Metode dalam menyimpan aplikasi di microSD card. .
Aria :Telepon berlayar 3.2-inchi yang dibuat oleh htc.
Archos G9 89 :Tablet 8.9-inchi dari Archos, dengan Honeycomb 3.2, dan
prosessor 1.5 GHz dual-core OMAP.
Archos G9 101 :Tablet seri G9 dari Archos dengan layar 10.1 inchi yang
dilengkapi dengan kickstand
Kesimpulan
• Secara keseluruhan OS Android Sudah memenuhi semua kriteria dalam kaidah dalam membangun UI yang bagus
• Masih belum ada respon sistem tentang penghapusan banyak (file atau yang lain) sehingga mengurangi nilai kekuatan dari OS ini
• Masih terdapat beberapa aplikasi yang belum bisa berjalan pada beberapa mesin gadget (contoh : screen capture shortcut bisa berjalan pada OS versi froyo yang tidak bisa berjalan pada versi éclair terkait dg perkembangan versi)